This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 12 April 2011
0 komentar
(Foto: thinkstock)Dok, apakah anak perempuan saya harus dikhitan (disunat) sama seperti anak laki-laki? Bahayanya apa dok jika tidak dikhitan? Terimakasih.

Chacha (Perempuan Menikah, 25 Tahun), chintya_110385@yahoo.com
Tinggi Badan 158 Cm dan Berat Badan 51 Kg


Jawaban

Khitan atau sunat merupakan suatu tradisi, yaitu dengan cara memotong kulup (kulit luar kelamin laki-laki). Pemotongan kulup ini bertujuan agar penis menjadi bersih dan kotoran yang keluar dari saluran kemih tidak terhambat.

Pada laki-laki, kulup ini sering menghambat kebersihan, karena kotoran air seni sering menempel pada kulup terutama pada bagian dalam kulup dan sering menimbulkan infeksi. Nah dengan melakukan sunat maka penis menjadi lebih bersih, sehingga menjadi 'wajib' bagi seorang laki-laki.

Pertanyaannya apakah perempuan perlu sunat?

Hingga saat ini tidak ada data ilmiah yang memberikan dukungan bahwa seorang perempuan harus disunat, karena tidak tahu apa yang dipotong. Perempuan tidak memiliki kulup, sehingga sunat pada perempuan tidak perlu.

Namun sunat pada perempuan ini banyak menjadi perdebatan dimasyarakat, karena sudah menjadi suatu tradisi.

Ada pendapat bahwa saat disunat seorang perempuan hanya disayat atau dipotong ujung klitorisnya. Bila hal ini dilakukan, justru dapat menimbulkan luka dan mempermudah infeksi bila klitoris saat disayat. Selain itu tidak ada data ilmiah yang mendukung manfaat ini.

Memang pada zaman dahulu di beberapa tempat memiliki tradisi memotong sedikit klitoris pada vagina perempuan. Tapi tindakan ini tidaklah dibenarkan.

Sunat perempuan telah banyak ditentang karena bisa menyebabkan risiko infeksi, masalah saluran kemih dan trauma mental bagi perempuan.

Sementara sunat pada laki-laki justru baik dilakukan karena terbukti bisa menjauhkan dari ancaman penyakit seperti kanker atau prostat.

Dr Aditya Suryansyah SpA
RSAB Harapan Kita, Jln Let Jen.S Parman Kav 87, Slipi, Jakarta Barat, Telp 5668284
RSIA Buah Hati, Jln Aria Putra 399, Sarua Indah, Ciputat, Telp. (021) 74639229 atau 74632222
(ver/ir)

Kenapa Payudara Anak Saya Lebih Besar dari Ibunya?

0 komentar
img
(Foto: thinkstock)
Dok, saya ingin menanyakan perkembangan seksual anak perempuan saya yang usianya 14 tahun (kelas 2 SMP) dengan tinggi 160 cm dan 60 kg. Dia memiliki payudara yang menurut saya besar sekali dan jauh melebihi ibu serta neneknya yang justru cenderung kecil. Tingkah lakunya masih kekanak-kanakan tapi agak tomboi dan sangat aktif berolahraga (berenang, basket, taekwondo). Tapi saya khawatir nantinya dia diganggu oleh laki-laki karena penampilannya yang sudah seperti mahasiswi (remaja dewasa). Apakah ada sesuatu yang salah dengan anak perempuan saya? Apakah payudaranya akan terus membesar mengingat usianya masih muda? Terimakasih.

Asgar Tea (Pria Menikah, 45 Tahun), asgartea2010@gmail.com
Tinggi Badan 160 Cm, Berat Badan 60 Kg


Jawaban


Pada usia tersebut anak Bapak sudah remaja dan hormon pertumbuhan serta hormon seksualnya berkembang dengan cepat. Saat itu gairah makan relatif lebih banyak, sehingga anak akan menjadi lebih besar (bongsor).

Tumbuhnya tanda seksual sekunder, seperti payudara yang besar, rambut ketiak dan kemaluan menambah bentuk tubuh anak menjadi lebih 'berbentuk'. Pada anak perempuan yang berusia 14 tahun disertai timbulnya menstruasi yang menunjukkan dia sudah menjadi dewasa muda (remaja).

Selain dipengaruhi oleh faktor genetik, besarnya ukuran payudara perempuan juga didukung oleh berat badan. Sehingga ukuran payudara pada remaja yang bongsor relatif menajdi lebih besar.

Usia 14 tahun dengan tinggi badan 160 cm dan berat 60 kg, relatif tinggi dan besar di banding usia teman temannya. Sebaiknya diperlukan pengurangan berat badan agar sesuai dengan tingginya dan memberikan nasehat mengenai cara berpakainan agar penampilannya menajdi lebih baik.

Dr Aditya Suryansyah SpA
RSAB Harapan Kita, Jln Let Jen.S Parman Kav 87, Slipi, Jakarta Barat, Telp 5668284
RSIA Buah Hati, Jln Aria Putra 399, Sarua Indah, Ciputat, Telp. (021) 74639229 atau 74632222.
(ver/ir)

Apa Bahayanya Jika Bayi Minum Air Ketuban?

0 komentar
img
(Foto: thinkstock)
Dok, anak kami laki-laki baru lahir dengan berat 49 gram dan tinggi badan 51 cm. Saat ini kondisinya sehat hanya saja napasnya terlihat berat dan berbunyi ngik-ngik layaknya penderita asma, kebetulan saya dan istri memang memiliki asma. Melihat proses persalinan anak kami, sepertinya dia menghirup atau meminum air ketuban (bahasa jawa: ngombe banyu kawah) saat persalinan dan mungkin proses pengeluarannya oleh bidan tidak maksimal atau lainnya.

Beberapa asumsi yang berkembang di masyarakat kami adalah jika bayi meminum air ketuban dapat mengakibatkan bronkitis atau asma. Saya memahami kalau asma penyakit keturunan, tapi bagaimana dengan bronkitisnya? Saya sangat mengkhawatirkan kondisi tersebut, bagaimana solusinya dok? Terimakasih.

Mahadarma, (Pria Menikah, 26 Tahun), mahadarma@ovi.com
Tinggi Badan 160 Cm dan Berat Badan 55 Kg
Jawaban

Maaf sebelumnya, mungkin bapak salah menulis berat badan yang 49 gram. Apakah maksud Bapak beratnya 4900 gram atau yang lain? Karena berat badan bayi yang normal diatas 2500 gram.

Suara ngik-ngik pada bayi sering terjadi karena lendirnya yang relatif banyak (hiperaktifitas bronkus). Produksi lendir yang relatif banyak bisa terjadi karena  udara dingin, debu atau alergi pada makanan seperti susu sapi. Selain itu produksi lendir yang berlebih ini tidak ada hubungannya dengan meminum air ketuban saat proses persalinan atau proses membersihkan lendir yang tidak bersih.

Satu hal yang perlu diingat adalah saat bayi lahir, tindakan membersihkan lendir hanya dilakukan di sekitar mulut dan bukan di paru-paru. Jadi sebenarnya batuk anak Bapak tidak ada hubungannya dengan meminum air ketuban. Bila air ketuban masuk ke paru-paru dapat menjadi infeksi, dan kejadian ini akan terjadi pada saat bayi lahir dan bukan baru muncul sekarang.

Selain itu hal yang harus diiingat adalah bila orangtuanya asma, anaknya belum tentu sakit asma. Tapi peluang si anak memiliki asma akan lebih besar jika orangtuanya memiliki asma. Sedangkan bronkhtis merupakan infeksi pada saluran bronkus paru yang dapat terjadi bila ada infeksi. Pada kasus ini, solusi terbaiknya adalah memberikan ASI eksklusif pada bayi hingga ia berusia 6 bulan dan menghindari pencetus alergi sehingga produksi lendir tidak berlebihan.

Dr Aditya Suryansyah SpA
RSAB Harapan Kita, Jln Let Jen.S Parman Kav 87, Slipi, Jakarta Barat, Telp 5668284
RSIA Buah Hati, Jln Aria Putra 399, Sarua Indah, Ciputat, Telp. (021) 74639229 atau 74632222.
(ver/ir)

Kenapa Anak Susah Bangun Pagi?

0 komentar
img
(Foto: thinkstock)
Saya ibu rumah tangga dan karyawan perusahaan swasta. Setiap hari saya kewalahan membangunkan anak saya yang masih berumur 2 tahun. Anaknya susah sekali bangun pagi, selalu menangis kalau dibangunkan. Bagaimana cara membangunkan anak yang malas bangun pagi? Terimakasih

Mudah (Perempuan Menikah, 22 Tahun), mutiara@yahoo.com
Tinggi Badan 155 Cm dan Berat Badan 40 Kg.


Jawaban

Bagi anak tidur memiliki kenikmatan tersendiri dan pola tidur anak terbentuk karena lingkungannya. Pada bayi baru lahir, lamanya tidur bisa mencapai 20 jam sehari. Namun dengan bertambah usia maka lamanya waktu tidur anak dalam sehari menjadi berkurang.

Pada usia 2 tahun seorang anak masih membutuhkan waktu tidur yang lama, yaitu dapat lebih dari 8-10 jam sehari, serta pola tidurnya juga tergantung lingkungan. Tapi pada dasarnya orangtua tidak boleh memaksakan anak bangun pagi di saat anak masih ingin tidur.

Perlakuan disiplin pada anak usia 2 tahun dengan mengharuskannya bangun pagi bukanlah tindakan yang bijak. Namun yang harus dilakukan adalah kita sebaiknya mencari tahu penyebab mengapa anak tidak mau bangun pagi.

Ibu adalah seorang karyawan swasta, tentu mempunyai kesibuhan pada siang hari. Sehingga baru sore atau malam hari berjumpa dengan buah hati. Kondisi ini kemungkinan saja membuat anak tidur larut malam sehingga sulit bangun saat pagi. Penyebab lainnya bisa pula karena pola tidurnya berbeda, yaitu siang terlalu banyak tidur sehingga malam hari menjadi tidur larut malam.

Untuk mengetahui cara membangunkan anak dengan mudah di pagi hari, cobalah orangtua menelusuri penyebabnya serta buatlah anak nyaman saat bangun pagi hari.

Dr Aditya Suryansyah SpA
RSAB Harapan Kita, Jln Let Jen.S Parman Kav 87, Slipi, Jakarta Barat, Telp 5668284
RSIA Buah Hati, Jln Aria Putra 399, Sarua Indah, Ciputat, Telp. (021) 74639229 atau 74632222.

(ver/ir)

Kenapa Tangan Anak Menggenggam Terus?

0 komentar
img
(Foto: thinkstock)
Dok, tangan kanan anakku kok lemas dan menggenggam terus sehingga jarang terbuka. Lalu kalau pegang benda dia tidak mau pakai tangan kanannya. Tapi tangannya bisa digerakkan untuk pukul-pukul benda. Apa anak saya cenderung kidal ya Dok? Tapi saya tidak punya keturunan yang kidal. Mohon penjelasan dan solusinya. Terimakasih

Arie Rachmawati (Perempuan Menikah, 27 Tahun), rie_rachma15@yahoo.co.id
Tinggi Badan 165 Cm, Berat Badan 60 Kg


Jawaban

Seorang anak yang normal umumnya memiliki kekuatan tangan kanan dan kiri yang seimbang serta kemampuan motoriknya sama kuat. Walaupun seorang anak kidal, namun kekuatan motorik kanan dan kiri harus sama.

Sayangnya ibu tidak menyertakan umur anak ibu. Tapi sebagai catatan, seorang bayi pada usia 3 bulan, telapak tangannya sudah dapat terbuka dan pada usia 4 bulan sudah dapat meraih benda.

Jadi bila tangan kanan anak ibu masih lemah dan tangan menggenggam terus sehingga jarang terbuka, sebaiknya kondisi ini diperiksakan ke dokter anak untuk mengetahui penyebab pastinya.

Dr Aditya Suryansyah SpA
RSAB Harapan Kita, Jln Let Jen.S Parman Kav 87, Slipi, Jakarta Barat, Telp 5668284
RSIA Buah Hati, Jln Aria Putra 399, Sarua Indah, Ciputat, Telp. (021) 74639229 atau 74632222.

(ver/ir)

Kapan Tumor Jinak pada Balita Bisa Dioperasi?

0 komentar
img
(Foto: thinkstock)
Dok, anak lelaki saya berusia 5,5 bulan dengan berat badan 9 kg dan tinggi 62 cm. Di jidat anak saya ada hemongioma (tumor jinak) dengan diameter 1 cm. Berdasarkan referensi Dokter Bedah, katanya hemongioma tersebut harus dioperasi. Tapi karena mempertimbangkan umur, sampai saat ini saya belum menindaklanjuti anjuran Dokter tersebut. Mohon saran, pada umur berapa sebaiknya hemongioma tersebut diambil tindakan (operasi)? Terimakasih.

Wahyati Wuriyanto (Perempuan Menikah, 35 Tahun), yati_bni@yahoo.com
Tinggi Badan 155 Cm dan Berat Badan 60 Kg


Jawaban

Hemangioma merupakan pembuluh darah yang terdapat di permukaan kulit. Awalnya saat lahir hanya berupa titik merah seperti tanda lahir. Tapi seiring dengan bertambahnya umur, maka hemangioma akan membesar menjadi tumor jinak. Biasanya pertumbuhan dari hemangioma akan berhenti setelah usia 7 bulan.

Jika anak ibu belum berusia 7 bulan dan besarnya hanya kurang lebih 1 cm, sebaiknya pengobatan ditunda dahulu. Tapi dapat dilakukan terapi untuk hemangioma, terapi yang bisa dilakukan adalah dengan cara penyuntikan kortikosteroid yang diharapkan bisa membuat hemangioma mengecil.

Dr Aditya Suryansyah SpA
RSAB Harapan Kita, Jln Let Jen.S Parman Kav 87, Slipi, Jakarta Barat, Telp 5668284
RSIA Buah Hati, Jln Aria Putra 399, Sarua Indah, Ciputat, Telp. (021) 74639229 atau 74632222.

(ver/ir)

Mengapa Bayi 5 Bulan Suka Tidur Tengkurap?

0 komentar
img
(Foto: thinkstock)
Dok, anak saya laki-laki berusia 5 bulan memiliki kebiasaan tidur tengkurap, karena kalau tidurnya terlentang anaknya gampang kagetan. Bagaimana dengan kebiasaan tidur tengkurap ini dok? Terimakasih.

Suharyanto (Laki-laki Menikah, 33 Tahun), rafidhanan@yahoo.co.id,
Tinggi Badan 165 Cm dan Berat Badan 50 Kg


Jawaban

Posisi tidur anak tidak harus posisi terlentang, tapi boleh juga posisi miring atau tengkurap. Hal yang paling penting adalah kita membuat anak merasa nyaman saat tidur dan pernafasannya tidak terganggu.

Pada posisi tidur tengkurap umumnya posisi kepala agak ekstensi, sehingga pernapasan pada anak lebih nyaman. Kondisi ini kemungkinan yang membuat anak lebih suka tidur tengkurap dan tidurnya terasa lebih nyaman.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kondisi tempat tidurnya. Tempat tidur hendaknya jangan terlalu empuk sehingga kepala anak dapat terbenam, tapi jangan pula tempat tidur yang terlalu keras karena akan membuat anak merasa tidak nyaman saat tidur.

Dr Aditya Suryansyah SpA
RSAB Harapan Kita, Jln Let Jen.S Parman Kav 87, Slipi, Jakarta Barat, Telp 5668284
RSIA Buah Hati, Jln Aria Putra 399, Sarua Indah, Ciputat, Telp. (021) 74639229 atau 74632222.


(ver/ir)
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More